57 Mahasiswa Stikes Maranatha Kupang Peroleh Sertifikat Pelatihan PPGDON

Kota Kupang, MedikaStar.com

Sebanyak 57 mahasiswa bidan pada Program Studi Diploma III Kebidanan STIKes Maranatha Kupang memperoleh sertifikat pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat Obstetrik Neonatal (PPGDON). Sertifikat ini diperoleh usai mereka dinyatakan lulus dalam pelatihan PPGDON yang diadakan sejak 27 hingga 29 Mei 2019 di kampus tersebut.

Yosefa Sarlince Atok, Ketua Panitia pelatihan PPGDON, dalam laporannya menjelaskan bahwa 57 peserta dari mahasiswa prodi DIII Kebidanan Stikes Maranatha dalam pelatihan tersebut mengalami peningkatan pengetahuan dan keterampilan terkait PPGDON.

Hal ini dibuktikan dengan nilai yang diperoleh para peserta tersebut, di mana sebelumnya, nilai pre test para peserta ialah 55 persen dan meningkat menjadi 85 persen dalam nilai post test.

“Artinya dari pre test ada kenaikan sebesar 35 persen terhadap nilai post test,” tutur Yosefa.

Terkait hal ini, Ketua STIKes Maranatha Kupang, Mery Fangidae,S.ST,M.PH dalam kesempatan ini mengapresiasi pencapaian para peserta pelatihan PPGDON tersebut.

“Pada kesempatan ini saya mengucapkan selamat untuk seluruh peserta pelatihan karena bersadarkan evaluasi terjadi peningkatan; ada perubahan yang signifikan terkait pengetahuan dan keterampilan,” tuturnya.

Ia mengatakan bahwa dengan melihat post test yang ada, seluruh peserta dinyatakan lulus dalam pelatihan PPGDON dan seluruh peserta berhak mendapatkan sertifikat pelatihan PPGDON.

“Dengan mendapat sertifikat ini, semua yang mengikuti pelatihan ini terbukti lebih kompeten dalam melakukan penanganan Obstetrik Neonatal,” terangnya.

Lebih jauh, Ketua Dewan Pembina Yayasan Maranatha NTT, sekaligus Pendiri Stikes Maranatha Kupang, Drs. Semuel Sellan mengajak seluruh peserta pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat Obstetrik Neonatal (PPGDON) di kampus Stikes Maranatha Kupang untuk selalu memberikan senyuman yang termanis bagi para pasien.

“Kamu harus selalu senyum, karena senyumanmu juga akan membuat pasien sembuh,” ajak dalam acara penutupan pelatihan PPGDON tersebut.

Selain itu, Semuel juga mengharapkan kepada seluruh peserta pelatihan agar dapat memberikan sesuatu yang berbeda setelah mengikuti pelatihan tersebut.

“Tunjukan bahwa kamu tidak seperti yang dulu lagi,” ujarnya.

Maria Yosefa Taek, salah satu peserta mengatakan bahwa dalam pelatihan tersebut Ia dan teman-temannya mendapatkan banyak manfaat, sebab dengan adanya pelatihan tersebut mereka menjadi lebih memahami hal-hal terkait PPGDON. (*/red)

Baca Juga: Gubernur NTT Dorong Bupati & Wali Kota se-NTT untuk Berpikir “Out of Box”

Video:

57 Mahasiswa Stikes Maranatha Kupang Peroleh Sertifikat Pelatihan PPGDON

Advertisement