66 Ners Stikes Maranatha Kupang Angkat Sumpah Profesi

Kota Kupang, MedikaStar.com

Sebanyak 66 mahasiswa Profesi Ners Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Maranatha Kupang dilantik dan mengangkat sumpah profesi di Hotel Romyta Kupang, Sabtu (18/7). Pelantikan dan pengangkatan sumpah dilakukan oleh pimpinan Stikes Maranatha serta organisasi profesi Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Provinsi NTT.

Ketua Stikes Maranatha, Stefanus Mendes Kiik, S.Kep., Ns, dalam sambutannya mengatakan bahwa lembaga Stikes Maranatha Kupang merasa bangga dan bahagia bisa menghasilkan 66 lulusan ners.

“Selaku institusi kami bersyukur dan bangga. Hal ini menjadi bukti lembaga ini masih eksis dan terus berupaya menyiapkan sumber daya manusia kesehatan, terlebih lagi tenaga keperawatan yang profesional, tangguh, dan bersahaja,” ujar Stef.

Menurut Stef, para lulusan Ners Stikes Maranatha Kupang telah dibekali dengan ilmu dan keterampilan yang mumpuni. Dengan ilmu dan keterampilan tersebut mereka akan mampu bersaing dengan para lulusan dari perguruan tinggi lain, baik di NTT maupun di Indonesia secara umum.

Tak lupa ia berpesan kepada para lulusan yang akan terjun ke medan tugas pelayanan untuk selalu melayani dengan kasih, sesuai moto Stikes Maranatha Kupang.

 “Jangan lupa bahwa masih ada tantangan dan tugas berat di hari esok. Karena itu jadikan prestasi hari ini sebagai jembatan dalam meraih masa depan yang lebih cemerlang. Hendaknya dalam pelayanan keperawatan kepada masyarakat selalu untuk mengutamakan ilmu dan seni yang diwujudkan tidak hanya dalam aspek fisik, kebutuhan dasar, tapi juga aspek psikologis, sosial, dan spiritual.

“Jadilah pelayan yang mau melayani bukan pelayan yang mau dilayani. Tetaplah mencintai profesi ini. Salah satu bentuk rasa cinta terhadap profesi adalah terus belajar dan mengembangkan diri,” lanjut Stef.

Ketua DPW PPNI Provinsi NTT, Aemilianus Mau, S.Kep, Ns, M.Kep, dalam sambutannya mengajak para ners yang dilantik dan diangkat sumpah untuk meningkatkan kepercayaan diri dalam menjalankan tugas pelayanan sebagai perawat profesional.

“Karena adik-adik ini akan jadi konsultan bagi yang yang pendidikan di bawah. Karena nanti ada istilah rujuk, rujuk masalah dan rujuk profesi secara horizontal. Jadi harus mencintai profesi dengan terus menerus belajar,” ujarnya.

Ners Sari Grasia Amekan, S.Kep, mewakili para lulusan menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Stikes Marantha yang telah membantu mereka mengembangkan ilmu keperawatan. Penghargaan dan terima kasih juga ia sampaikan kepada orang tua dan keluarga.

Kepada rekan-rekannya, ia mengajak untuk mempersiapkan diri untuk menjalani ujian kompetensi dan menghadapi dunia kerja.

“Pada hari ini kita akhirnya berada pada puncak masa studi. Ini bukan akhir dari segalanya melainkan awal dari langkah kita. Ke depan kita akan berhadapan dengan ujian kompetensi dan dunia kerja. Karena itu, persiapkanlah diri dan jadilah perawat profesional yang mampu menjalankan profesi tanpa membeda-bedakan,” pesan Grasia. (red)

Baca juga: Hati-hati Dampak Negatif Ransel yang Terlalu Berat pada Anak Sekolah