Berikut Tips Menjaga Kulit Tangan dari Kerusakan karena Sering Dicuci

MedikaStar.com

Pandemi covid-19 membuat banyak orang makin memahami tentang pola hidup bersih dan sehat. Mencuci tangan merupakan salah satu pola hidup bersih yang dapat mencegah covid-19. Kabar baiknya, mencuci tangan telah menjadi hal yang mulai umum dilakukan saat ini.

Namun, seringnya mencuci tangan bisa saja membuat kulit tangan menjadi rusak. Karena itu, melansir Healthline, berikut adalah beberapa tips berikut untuk menjaga kesehatan kulit tangan.

Gunakan Air Hangat

Mencuci tangan dapat menjadi efektif untuk membunuh kuman di tangan jika dilakukan dengan waktu minimal 20 detik. Dengan kata lain, sekali mencuci tangan dibutuhkan waktu sebanyak dua kali menyanyikan lagu selamat ulang tahun. Tujuannya untuk memastikan semua bagian tangan telah digosok secara bersih. Seringnya mencuci tangan dengan cara ini membuat kulit makin lama akan menjadi kering.

Dr. Daniela Kroshinsky, Direktur Dermatology Anak dan Rawat Inap di Rumah Sakit Umum Massachusetts mengatakan bahwa air hangat sangat baik untuk merawat kulit tangan. Sedangkan, air yang panas hanya akan mengeringkan tangan dan menurunkan tingkat kemanjuran cuci tangan. Sementara itu, air dingin pun tak masalah untuk digunakan, asalkan dilakukan dengan langkah yang benar.

Gunakan Sabun Pelembab

Terdapat cukup banyak sabun yang dapat menyebabkan kulit menjadi terkelupas, kering, dan pecah-pecah. Karena itu, sangat penting untuk menggunakan sabun yang dapat melembabkan kulit.

Luxy Xu, Spesialis Kulit dan Pendiri London Premier Laser and Skin Clinics mengungkapkan bahwa cobalah untuk menghindari jenis sabun batangan. Gunakanlah sabun dengan konsistensi krim, serta mengandung bahan-bahan seperti glisterin dan lanolin.

Selain itu, alangkah baiknya gunakan sabun cair untuk mencuci tangan. Alasannya karena sabun yang umumnya digunakan memiliki pH yang tinggi. Hal inilah yang menyebabkan sabun batang lebih mudah membuat kulit menjadi kering.

Oleskan Pelembab

Sering kali kulit tangan menjadi kering karena air bertindak seperti magnet dan akan tertarik keluar dari lapisan kulit terdalam, serta menguap ke udara kering. Hal ini membuat kulit menjadi kencang dan kering.

Untuk mengatasinya, krim tangan atau hand cream dapat dioleskan. Pelembab yang diberikan memiliki fungsi untuk merawat kulit, serta melindungi kulit dari gangguan lainnya. Terdapat beberapa bahan pelembab yang dapat membantu melindungi kulit.

Bahan tersebut antara lain oklusif seperti asam stearat, trigliserida kaprilat, hingga minyak mineral. Ada pula humektan seperti natrium pirolidin, asam karboksilat, giserin, serta madu. Selain itu, ada juga emolien seperti siklometikon, dimetikon, isopropil miristrat, dan oktil okanoat.

Gunakan Sarung Tangan

Selain menggunakan pelembab, cara berikut juga bisa dilakukan untuk mengatasi kulit tangan yang kering. Rendamlah tangan dalam air biasa selama lima menit, lalu oleskan pelembab. Setelah itu, gunakanlah sarung tangan selama satu sampai dua jam.

Cara tersebut dapat membuat kelembaban permukaan kulit tangan menjadi maksimal. Jenis sarung tangan berbahan katun sangat dianjurkan, apalagi bagi orang yang memiliki kondisi kulit tangan pecah-pecah.

Gunakan Balsem Kulit

Terdapat beberapa orang yang mungkin saja memiliki kondisi seperti eksim dan psoriasis. Hal tersebut dapat membuat kulit tangan menjadi makin kering, mentah, dan pecah-pecah seiring dengan seringnya dicuci.

Untuk mengatasinya, penderita dapat menggunakan balsem kulit. Tujuan penggunaan balsem kulit adalah menenangkan area kulit, sekaligus melindunginya dari kerusakan lebih lanjut.

Gunakan Hand Sanitizer Sementara Waktu

Jika tangan berada dalam kondisi pecah-pecah dalam waktu lama setelah mencuci tangan, maka gunakanlah hand sanitizer untuk sementara waktu. Penggunaannya berisfat sementara hingga kulit tangan kembali pulih seperti sedia kala.

Akan tetapi, jika tangan terlihat kotor, sabun mesti tetap digunakan. Contohnya pada waktu sebelum dan setelah makan, setelah dari toilet, dan dalam kondisi lainnya.

Mengeringkan Tangan

Untuk mengeringkan tangan yang telah dicuci, tisu kertas sangat dianjurkan. Selain itu, kain juga dapat digunakan. Tetapi, kain atau handuk yang digunakan haruslah miliki pribadi atau tidak dipakai bersama. Lebih lanjut, handuk atau kain harus diganti atau dibersihkan setiap tiga hari.

Saat mengeringkan tangan, pastikan agar tangan benar-benar kering. Alasannya karena virus dan bakteri dapat lebih mudah berpindah pada tangan yang berada dalam kondisi basah.

Dengan menerapkan hal-hal tersebut, kulit tangan dapat tetap terjaga meski tangan dicuci sesering mungkin. Tetaplah jalankan setiap protokol kesehatan dan lakukanlah secara disiplin agar kita semua dapat terlindungi dari ancaman covid-19. (har)

Baca juga: Sedang Mengalami Gangguan Kecemasan? Hindari Beberapa Makanan Ini