hipertensi.jpeg

Cara Mencegah dan Mengendalikan Hipertensi

Medikastar.com

Hipertensi merupakan pengertian medis dari penyakit tekanan darah tinggi. Kondisi ini menyebabkan berbagai macam komplikasi kesehatan yang dapat membahayakan nyawa apabila dibiarkan begitu saja. 

Istilah hipertensi sendiri dapat digambarkan sebagai kekuatan dari sirkulasi darah terhadap dinding arteri tubuh yang merupakan pembuluh darah utama. Adapun besarnya tekanan yang terjadi sendiri bergantung pada resistensi dari pembuluh darah dan seberapa intens jantung untuk bekerja. 

Seseorang dapat dikatakan mengalami tekanan darah tinggi jika semakin banyak darah yang dipompa oleh jantung dan akibat dari sempitnya pembuluh darah pada arteri. Hipertensi dapat diketahui dengan pemeriksaan secara rutin pada tekanan darah. Hal ini direkomendasikan agar dilakukan secara rutin terutama untuk orang dewasa. 

Pada artikel sebelumnya pernah dibahas mengenai penyebab dari hipertensi itu sendiri. Pembahasan kali ini akan dibahas mengenai pencegahan dan pengendalian hipertensi yang dikutip dari laman resmi Kementerian Kesehatan RI. 

Pengobatan hipertensi adalah pengobatan jangka panjang, bahkan membutuhkan waktu seumur hidup, oleh karena itu anda harus minum obat secara teratur seperti yang dianjurkan oleh dokter meskipun tidak ada gejala. Namun, risiko mengidap hipertensi dapat dikurangi dengan :

  • Mengurangi konsumsi garam (jangan melebihi 1 sendok teh per hari)
  • Melakukan aktivitas fisik teratur (seperti jalan kaki 3 km/ olahraga  30 menit per hari minimal 5x/minggu)
  • Tidak merokok dan menghindari asap rokok
  • Diet dengan Gizi Seimbang
  • Mempertahankan berat badan ideal
  • Menghindari minum alkohol

Segera hubungi dokter apabila anda merasakan gejala-gejala hipertensi. Penanganan yang tepat dapat meminimalisir terjadinya dampak negatif sehingga pengobatan bisa lebih cepat dilakukan. Ayo Deteksi Dini dan Pastikan Diri Anda Sehat dengan Melakukan Medical Check Up Rutin di King Lab 247.  (*)

Baca juga: Mengenal Arti Kata “Sehat” Menurut WHO dan Kemenkes RI