Cara Mengontrol Berat Badan Selama Masa Work From Home

MedikaStar.com – Pandemi corona yang sedang berlangsung membuat masyarakat harus bekerja dari rumah atau work from home. Saat melakasanakan aktivitas dari rumah selama berminggu-minggu, kemungkinan masyarakat akan mengalami rasa bosan. Tak hanya itu, mungkin saja sebagian orang akan mengalami peningkatan berat badan yang signifikan.

Peningkatan berat badan yang terjadi bisa saja menimbulkan berbagai jenis penyakit pada tubuh seseorang. Oleh karena itu, selama beraktivitas dari rumah, berat badan perlu dikontrol agar tidak mendatangkan kerugian bagi tubuh.

Penyebab dan Akibat Berat Badan Berlebih

Dilansir dari Healthline, meningkatnya berat badan seseorang bisa terjadi karena beberapa penyebab. Salah satu di antaranya adalah konsumsi junk food atau makanan siap saji yang berlebihan. Mungkin saja banyak orang yang menyiapkan banyak makanan seperti mie instan dan lainnya pada masa-masa seperti ini.

Bahan dari makanan instan biasanya mengandung aditif meski dalam jumlah kecil. Produk-produk tersebut dirancang agar murah, tahan lama, dan tetap lezat ketika diolah. Makanan siap saji juga dapat membuat orang yang memakannya menjadi ketagihan.

Penyebab berikutnya adalah konsumsi gula yang berlebih. Konsumsi gula yang berlebih akan mengubah hormon dan biokimia tubuh. Hal tersebutlah yang akhirnya berkontribusi pada kenaikan berat badan.

Gula yang ditambahkan ke dalam makanan mengandung sebagian glukosa dan sebagian fraktosa. Glukosa sebenarnya telah didapatkan melalui berbagai macam makanan. Sedangkan, fraktosa berasal dari gula yang ditambahkan.

Asupan fraktosa yang berlebih akan menyebabkan resistensi dan peningkatan kadar insulin dalam tubuh. Akibatnya, tubuh tidak merasakan kenyang bahkan setelah makan.

Kurangnya aktivitas fisik juga berpengaruh pada kenaikan berat badan dan obesitas. Energi yang dihasilkan tubuh berasal dari konsumsi lemak dan gula yang besar. Jika energi tersebut tidak dibakar melalui akitivitas fisik, maka energi akan tertimbun sebagai lemak tubuh.

Dikutip dari Center for Disease Control and Prevention (CDC), berat badan yang berlebih akan meningkatkan risiko seseorang terkena berbagai macam penyakit. Jenis-jenis penyakit tersebut antara lain tekanan darah tinggi, penyakit jantung koroner, diabetes tipe 2, stroke, serta osteoarthritis. Ada pula apnea tidur dan masalah pernapasan, beberapa tipe kanker, hingga masalah mental.

Cara Mengontrol Berat Badan

Terdapat beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengetahui apakah seseorang memiliki berat badan yang berlebih atau tidak. Salah satunya adalah dengan mengukur Indeks Masa Tubuh (IMT) atau Body Mass Index.

Metode pengukurannya cukup sederhana yakni berat badan dalam kilogram dibagi dengan kuadrat tinggi badan dalam meter.

Setelah itu, cocokkanlah hasil perhitungan tersebut dengan beberapa kategori berikut.

  • Berat badan kurang, jika hasil perhitungan <18,5
  • Berat badan normal, jika hasil perhitungan 18,5 sampai 22,9
  • Berat badan berlebih atau cenderung obesitas, jika hasil perhitungan 23 sampai 29,9
  • Obesitas, jika hasil perhitungan ≥30

Jika seseorang memiliki berat badan yang berlebih atau obesitas, maka ia perlu melakukan upaya pengontrolan berat badan. Untuk dapat melakukannya, ia perlu menerapkan gaya hidup yang sehat.

Gaya hidup yang sehat meliputi olahraga atau aktivitas fisik. Dalam masa ini, kebanyakan orang cenderung untuk tidak melakukan aktivitas fisik atau rebahan. Rebahan dapat membuat lemak tertumpuk di tubuh. Aktivitas fisik berfungsi untuk membakar lemak dalam tubuh menjadi energi, sehingga berat badan tetap normal.

Pola hidup sehat yang berikut adalah mengonsumsi makanan dengan gizi yang seimbang. Gizi yang seimbang berarti segala kebutuhan tubuh tercukupi dengan baik. kandungan dalam tubuh meliputi karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral serta zat lainnya.

Selain itu, untuk menghindari serangan virus, diharapkan masyarakat menjalankan semua rekomendasi yang diberikan. Rekomendasi tersebut antara lain rajin mencuci tangan, menggunakan masker saat hendak keluar rumah karena urusan penting, dan tidak panik secara berlebihan.

Selama masa-masa beraktivitas dari rumah, berat badan cenderung akan mengalami peningkatan. Oleh karena itu, berat badan perlu dikontrol agar tidak mendatangkan berbagai macam penyakit lain bagi tubuh. (har)

Baca juga: Kisah Inspiratif Orang-orang Lanjut Usia yang Menang Melawan Corona