Foto Memilukan Jenazah Covid-19 yang Diabadikan oleh Fotografer

Medikastar.com

Hingga hari Kamis (16/7) jam 12.00 WIB, total pasien meninggal akibat Covid-19 di Indonesia telah menyentuh angka 3.873 jiwa. Di hari yang sama, seorang fotografer profesional bernama Joshua Irwandi memposting sebuah foto yang sedang viral di Instagram.

Postingan tersebut berisi sebuah foto memilukan dari jenazah seorang pasien Covid-19. Banyak orang langsung membagikan foto yang diabadikan oleh Documentary Photographer dari National Geogrhapic tersebut.

Dalam foto tersebut, terlihat bahwa jenazah seseorang dibungkus menggunakan plastik dan lakban. Jenazah itu terbaring di atas tempat tidur sebuah ruang rumah sakit. Sang fotografer mengaku bahwa memotret jenazah pasien Covid-19 adalah hal yang sangat memilukan baginya.

Dalam foto tersebut, terlihat bahwa seorang jenazah dibungkus menggunakan plastik dan lakban.

Dikutip dari kawalcovid19.id, proses penangangan jenazah terduga atau terikonfirmasi Covid-19 memang harus dilakukan sesuai dengan prosedur yang diberikan. Staf yang mengurus jenazah wajib menggunakan pakaian dan alat pelindung diri sesuai standar. Selain itu, para kerabat pun dilarang keras untuk menyentuh jenazah dengan alasan apapun.

“Memotret korban-korban dari virus Corona di Indonesia merupakan hal yang paling memilukan dan paling menakutkan yang pernah saya lakukan. Dalam benak saya waktu itu, saya hanya memikirkan bahwa apa yang akan terjadi pada orang ini mungkin saja akan terjadi pada orang-orang yang saya cintai, semua orang yang kita cintai,” tulisnya dalam caption foto di Instagramnya (@joshirwandi).

Penanganan jenazah pasien Covid-19 memang perlu dilakukan secara hati-hati dan sesuai dengan prosedur. Alasannya karena cairan dari jenazah tersebut bisa saja menularkan virus Corona pada orang lain.

“Karena cairan tubuh tersebut, kalau memang mengandung virus, maka virusnya masih bisa bertahan. Tetapi apakah virus akan mudah menular? Semua tergantung dengan penanganan jenazah yang benar tidak menciptakan aerosol (partikel kecil yang bisa menyebarkan virus),” kata Dr. dr. Budiman Bela, Sp. MK, seorang spesialis mikrobiologi klinik Rumah Sakit Indonesia, melansir health.grid.id (17/7).

Joshua tak hanya melihat proses penanganan jenazah yang dibungkus. Ia pun menyaksikan para tenaga medis yang berjuang menangani pasien Covid-19 tersebut, hingga pada saat pemakaman berlangsung.

“Saya telah menyaksikan secara langsung bagaimana para dokter dan perawat terus mempertaruhkan nyawa mereka untuk menyelamatkan kita,” katanya

Sang fotografer mengatakan bahwa perjuangan mereka sangatlah berat. Karena itu, cara terbaik untuk mendukung mereka adalah mengikuti protokol kesehatan yang diberikan.

“Mereka adalah pahlawan sejati dari cerita ini, dan satu-satunya cara untuk berterima kasih pada mereka adalah mengikuti anjuran-anjuran yang mereka berikan pada kita,” tambahnya.

Foto tersebut juga dapat menjadi suatu peringatan kepada semua masyarakat tentang harga yang harus dibayar dari Covid-19. Karena itulah, pemotretan tersebut dianggap sebagai suatu hal yang cukup penting untuk dilakukan.

“Kami merasa bahwa sangat krusial untuk melakukan pemotretan ini. Foto ini diunggah di sini pada hari ini sebagai pengingat dan peringatan, pada bahaya yang terus membayangi. Untuk memberi tahu tentang harga manusia yang harus dibayar dari virus Corona dan bagaimana pemerintah dunia membiarkan masalah sampai sejauh ini,” jelasnya.

Masa new normal yang telah berlangsung tidak bisa diartikan sebagai selesai pandemi Covid-19. Penyebaran virus masih terus terjadi. Karena itu, tetaplah waspada dan tidak menganggap enteng setiap protokol kesehatan yang diberikan.

“Saat kita menuju gelombang kedua pandemi, orang-orang harus menyadari bahwa hal ini tidak bisa dianggap enteng,” tutup Joshua dalam caption foto yang akan menjadi bagian dari sebuah artikel National Geographic Magazine pada bulan Agustus mendatang itu.

Video: Mengapa Harus Cuci Tangan?