Ini Sektor-Sektor yang Lanjut Diperhatikan PAS-GUD, dari Pertanian hingga Pariwisata Ngada

Bajawa, medikastar.com

Calon bupati dan wakil bupati Ngada, Paulus Soliwoa dan Gregorius Upi (paket PAS-GUD) yang maju dan bertarung dalam kontestasi pemilihan kepala daerah kabupaten Ngada tahun 2020 mengusung motto, “Membangun Ngada dari Desa-Lanjutkan.”

Paulus Soliwoa menjelaskan bahwa motto, “Membangun Ngada dari Desa-Lanjutkan” dipilih sebab pihaknya ingin terus melanjutkan pembangunan Ngada dari desa yang selama ini telah dilaksanakan. Selain itu, “Membangun Ngada dari desa-lanjutkan,” juga didasari oleh fakta bahwa sekitar 80 persen penduduk Ngada tinggal di desa.

“Selama 10 tahun, ada banyak hal sudah kita kerjakan, tetapi ada yang masih belum baik, ada yang masih kurang. Untuk itu kita berjuang agar apa yang sudah baik tetap dipertahankan dan apa yang masih belum baik kita buat jadi baik, yang belum sempurna kita sempurnakan,” tutur Paulus.

Ia menjelaskan bahwa dengan visi, ”Terwujudnya Masyarakat Ngada yang Sejahtera, Mandiri dan Berdaya Saing” PAS-GUD bertekad untuk membangun Ngada dengan Fokus pada tiga sektor yang memiliki daya ungkit yang kuat menuju masyarakat yang unggul dan mandiri. Ketiga sektor ini adalah pertanian pada umumnya, industri & UMKM serta pariwisata.

Demi mencapai visi tersebut, 5 misi besar yang diangkat oleh pihaknya ialah Meningkatkan dan Memperkuat Ketahanan Ekonomi  Masyarakat; Memberdayakan Potensi dan Sumber Daya Ekonomi Unggulan berbasis Keunggulan Daerah; Mengembangkan Potensi Pariwisata Daerah Yang Berdaya saing; Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia menjadi lebih Kompetitif dan berdaya saing melalui peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan masyarakat, Serta Reformasi Birokrasi dalam Rangka Meningkatkan Kualitas Layanan Publik.

Dalam sosialisasi dengan masyarakat di beberapa wilayah, Paulus selalu menjelaskan beberapa program kerja yang akan dilaksanakan oleh PAS-GUD ke depan. Program kerja tersebut meliputi bidang pertanian pada umumnya, industri & UMKM, pariwisata, pendidikan, kesehatan, perikanan, peternakan, birokrasi, dan beberapa bidang lainnya, termasuk transformasi digital dan tata kota Bajawa.

Menurut Paulus, sektor pertanian pada umumnya akan menjadi perhatian utama PAS-GUD mengingat 80 persen penduduk Ngada merupakan petani dan tinggal di daerah pedesaan. Semua sektor pertanian akan diperhatikan, baik itu pertanian lahan basah, holticultura, maupun pertanian lahan kering. Sarana Produksi dan alat system pertanian hingga irigasi akan disediakan oleh pemerintah bagi masyarakat. Tujuan utama tentu saja untuk meningkatkan produksi pertanian demi meningkatkan pendapatan masyarakat.

“Kita berkomitmen bahwa proporsi anggaran akan besar di bidang pertanian demi peningkatan hasil produksi pertanian. Kita punya brigade alat dan mesin pertanian, jadi lahan mana yang mau diolah, tinggal kita gempur bersama,” jelas Paulus.

Di Bidang Ekonomi, lanjut Paulus, pihaknya berkomitmen untuk melanjutkan program pemberdayaan kelompok-kelompok Industri dan UMKM. Program pemberdayaan ini akan difokuskan tidak hanya pada perorangan, tetapi pada kelompok-kelompok yang ada di masyarakat. Istimewanya, kelompok pemberdayaan akan dibagi menjadi 3 level yang berbeda, yakni kelompok tumbuh, kembang dan mandiri. Masing-masing akan memperoleh dana bantuan berjenjang sebanyak 3 kali.

Dijelaskan bahwa di bidang pariwisata, potensi pariwisata Ngada yang kaya akan terus lanjut dikembangkan, baik dari segi penataan hingga dampak ekonominya bagi masyarakat. Khusus dari sisi dampak ekonomi bagi masyarakat, komitmen PAS-GUD ialah merevitalisasi rumah masyarakat di sekitar destinasi wisata agar beberapa ruangan dapat dimanfaatkan sebagai home stay bagi wisatawan.

“Kalau kita merevitalisasi rumah masyarakat supaya beberapa kamar digunakan sebagai home stay, jelas rumah harus bersih dan nyaman. Nah di sini masyarakat tentunya akan terbiasa dengan pola hidup bersih dan sehat. Jadi di satu sisi mereka mendapat keuntungan secara ekonomi, tetapi di sisi lain mereka memperoleh manfaat dari sisi kesehatan dan ini juga bisa mencegah stunting,” tutur Paulus.

Di Bidang pendidikan, Paulus menegaskan bahwa beasiswa bagi siswa berprestasi yang kurang mampu akan terus dilanjutkan, termasuk perhatian terhadap para guru dan tenaga kependidikan. Perguruan tinggi yang telah ada di Ngada akan terus diperhatikan dan ditingkatkan kualitasnya.

Sementara itu, program PAS-GUD di bidang kesehatan ialah meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat demi meningkatnya derajat kesehatan masyarakat Ngada. Salah satu program yang selama ini telah dilaksanakan dan akan terus dilanjutkan ialah PAS-GUD akan terus mengirim anak-anak Ngada dengan konsep Ikatan Dinas untuk menempuh pendidikan dokter, dokter spesialis, perawat, bidan dan tenaga kesehatan lainnya.

“Ketika selesai menempuh pendidikan, mereka ini akan kembali dan mengabdi di Ngada. Saat ini sudah ada banyak yang kita biayai pendidikannya dan sudah kembali mengabdi di sini,” kata Paulus.

Selain SDM Kesehatan, pihaknya juga bertekad untuk menghadirkan sebuah rumah sakit baru demi peningkatan pelayanan kesehatan di kabupaten Ngada. Bahkan saat ini Pemda Ngada di bawah pimpinan Paulus Soliwoa telah membebaskan lahan seluas 10 Hektar di wilayah Late untuk pembangunan rumah sakit baru.

Berkaitan dengan transformasi digital, dijelaskan bahwa apabila dipercayakan oleh masyarakat Ngada untuk memimpin, maka PAS-GUD berkomtimen untuk melaksanakan transformasi digital di Ngada demi membangun tanah Ngada yang berdaya saing di era digital. Beberapa hal yang akan dilaksanakan terkait transformasi digital ini ialah pengembangan infrastruktur digital, menyiapkan SDM yang fasih digital, mengembangkan ekonomi kreatif berbasis digital bagi kaum muda, dan melakukan inovasi dan management berbasis digital.

Sektor lainnya ialah sektor perikanan. Paulus menegaskan bahwa nelayan Ngada akan dipehatikan secara baik. Pihaknya akan membentuk kelompok-kelompok nelayan yang mana kelompok ini akan dilengkapi dengan skill serta peralatan termasuk kapal yang dilengkapi dengan GPS sehingga hasil tangkapan para nelayan bisa meningkat.

Ia mengatakan bahwa demi mengatur hasil tangkapan ikan para nelayan agar dapat terserap dengan baik di pasar, PAS-GUD juga akan membangun pabrik es di beberapa lokasi. Berkoordinasi dengan PKK, sisa hasil tangkapan nelayan yang ada di pabrik es akan diolah menjadi ragam produk makanan berbahan dasar ikan untuk diberikan bagi ibu hamil dan balita dari keluarga tidak mampu demi mencegah stunting.

Di Bidang Peternakan, khususnya Ternak Sapi, lanjut Paulus, pihaknya berkomitmen  untuk menghadirkan bibit sapi ongole, mengadakan semen beku dan kemudian melakukan IB guna menghasilkan Sapi yang beratnya mancapai 800 kologram hingga 1 ton.

“Untuk hal ini, di setiap desa akan dilatih tenaga pendamping. Para tenaga pendamping inilah yang akan memberikan pelatihan dan pendampingan bagi masyarakat. Kita baru bicara program ini, ternyata saya bertemu ibu Julie Laiskodat dan kita mendapat bantuan 1000 ekor sapi ongole,” ungkapnya.

Sementara itu, di Bidang infrastruktur, Paulus menjelaskan bahwa dari 1.042 kilometer panjang jalan kabupaten Ngada, 700an kilometer telah dikerjakan. Oleh karena itu, PAS-GUD berkomtimen untuk melanjutkan sisa pembangungan infrastruktur tersebut. Selain jalan, listrik, ketersediaan air bersih, termasuk rumah layak huni bagi masyarakat kurang mampu juga akan lanjut diperhatikan.

Mengingat bakal calon wakil bupati, Gregorius Upi merupakan sosok muda yang energik, PAS-GUD juga bertekad untuk memperhatikan gereasi muda Ngada, baik dari segi pendidikan, potensi, dan juga lapangan kerja. Potensi olahraga, khususnya di bidang sepak bola akan lanjut diperhatikan secara serius.

Sementara itu, Reformasi Birokrasi dalam Rangka Meningkatkan Kualitas Layanan Publik tak luput dari apa yang akan dikerjakan oleh PAS GUD. Roda Pemerintahan di Kabupaten Ngada sejak tiga tahun terakhir, telah dilaksanakan secara elektronik menuju terwujudnya Elektronik Government. Hal ini ditunjukan dengan Penerapan Sistem E-Planing, E Budgetting, E Procurement, e-Perijinan, dll. Melalui penerapan Elektronik Government, menjamin akuntabilitas kinerja pemerintahan.

Oleh karena itu, Roda pemerintahan di Kabupaten Ngada yang telah mulai dilaksanakan secara elektronik menuju terwujudnya Elektronik Government ini akan terus dilanjutkan oleh PAS GUD.

Point terakhir yang akan menjadi perhatian PAS-GUD ialah tata kota ibu kota kabupaten Ngada, Bajawa. Dijelaskan bahwa grand design tata kota Bajawa telah dirancang oleh salah satu universitas ternama di Indonesia dan akan diterapkan apabila PAS-GUD terpilih nanti. (*/Red)