perokok pasif,jpeg

Kenapa Menjadi Perokok Pasif itu Berbahaya?

Medikastar.com

Tentu saja kita semua tahu bahwa merokok merupakan kebiasaan yang buruk bagi kesehatan. Baik bagi si perokoknya sendiri maupun bagi orang-orang disekitarnya. Itulah sebabnya ada sebutan ‘perokok aktif’ dan ‘perokok pasif’.

Melansir dari P2PTM Kemenkes RI, perokok aktif adalah orang yang bukan perokok tetapi menghirup asap rokok orang lain atau orang yang berada dalam satu ruangan tertutup dengan orang yang sedang merokok. Sedangkan perokok pasif adalah orang yang bukan perokok tapi menghirup asap rokok orang lain atau orang yang berada dalam satu ruangan tertutup dengan orang yang sedang merokok. 

Lantas, apa bahaya merokok bagi para perokok pasif? Simak bacaan dibawah ini ya!

Saat merokok, sebagian besar asapnya dilepaskan ke udara, sehingga asap tersebut bisa dihirup oleh perokok pasif. Meski tidak secara langsung merokok, namun perokok pasif bisa turut kena dampak buruknya juga. Dan semakin sering terpapar oleh asap rokok maka akan semakin tinggi juga risiko gangguan kesehatan yang mungkin dialami oleh perokok pasif. 

Dampak kesehatan akibat rokok merupakan masalah yang terjadi secara global. WHO memperkirakan bahwa terdapat lebih dari 7 juta kematian terjadi akibat penyakit yang ditimbulkan oleh asap rokok di setiap tahunnya. Dan sekitar 890.000 kasus kematian tersebut terjadi pada perokok pasif di seluruh dunia. 

Ketika dihembuskan oleh perokok, asap rokok tidak hilang begitu saja. Asap rokok dapat bertahan di udara hingga 2,5 jam. Asap rokok akan tetap ada meski tidak terdeteksi oleh indera penciuman maupun penglihatan. Hal ini juga berlaku di tempat tertutup yang tidak luas, seperti di dalam mobil. Bahkan, asap rokok mungkin masih ada dalam jumlah besar meskipun orang tersebut telah berhenti merokok.

Yang perlu diketahui adalah perokok pasif  berisiko mendapatkan serangan jantung atau stroke secara mendadak karena darah yang terpapar kandungan asap rokok cenderung menjadi lebih kental dan memicu penyumbatan pada pembuluh darah.

Yuk Deteksi Dini dan Pastikan Diri Anda Sehat dengan Melakukan Medical Check Up dan pemeriksaan EKG secara Rutin di King Lab 247! (*)

Baca juga: Tips Mengendalikan Penyakit Tidak Menular (PTM)