Kerukunan Keluarga Besar Maumere Gelar Mubes, “Kulababong” Menuju KKBM Bersatu

Kota Kupang, MedikaStar.com

Kerukunan Keluarga Besar Maumere (KKBM) di Kota Kupang menggelar musyawarah besar (mubes) pada Sabtu (3/8/2019). Mengusung tema, “Bersama dalam Kulababong Menuju KKBM Bersatu,” mubes ini dilaksanakan di Aula Hotel Romyta Kota Kupang.

Ketua KKBM, Drs. Kristo Blasin dalam sambutannya mengajak seluruh peserta yang hadir untuk bersyukur sebab berasal dari sebuah daerah yang luar biasa terkenal, yakni Maumere.

“Saya ingin mengajak kita kembali ke kampung halaman kita di Sikka, kita bersyukur sebab kita memiliki sebuah daerah asal yang luar biasa. Maumere dikenal sebagai sebuah daerah yang menghasilkan pemimpin-pemimpin hebat bagi daerah dan bangsa. Maumere juga telah dikenal di seluruh dunia melalui para misionaris yang dilahirkan dari rahim pendidikan imam STFK Ledalero,” katanya.

Dalam syukur tersebut, Kristo berpesan agar semua yang hadir untuk menggunakan kesempatan tersebut secara baik untuk kulababong dari hati ke hati berdasarkan akal sehat agar bisa melahirkan orang-orang yang mau bekerja dengan tulus dan mau melayani orang Maumere di Kota Kupang dengan sungguh-sungguh.

“Kita gunakan waktu ini untuk mengevaluasi apa yang sudah kita laksanakan selama ini dan apa yang akan kita buat ke depan. Terutama kita menemukan orang-orang yang benar-benar sungguh-sungguh bekerja,” tegasnya.

Ia juga mengajak agar KKBM tidak boleh alergi terhadap politik, melainkan mau membuka diri dengan politik, apalagi Kabupaten Sikka telah dikenal luas sebagai barometer Politik di Provinsi NTT.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Mubes, Theo da Cunha dalam laporannya menuturkan bahwa KKBM bukan merupakan sebuah organisasi baru. Oleh karenanya hal yang perlu dilaksanakan pada saat ini ialah membentuk pengurus baru yang sebelumnya telah dibentuk pada tahun 2011 silam dengan Drs. Kristo Blasin sebagai Ketua KKBM.

Mubes tersebut, lanjut Theo, bertujuan untuk mengesahkan ADRT KKBM dan juga untuk menghasilkan serta melantik pengurus KKBM periode 2019-2022.

“Peserta mubes ini terdiri dari pewakilan setiap komunitas arisan keluarga maumere dan juga para sesepuh orang maumere yang berada di Kota Kupang. Sedangkan pendanaan mubes ini berasal dari partisipasi dan kontribusi orang Maumere yang ada di Kota Kupang melalui media sosial (grup WA) KMK yang dibentuk oleh Fidelis Nogor,” tuturnya.  (*/red)

Baca Juga: Jurusan Kebidanan Poltekkes Gelar Yudisium, 6 Mahasiswi Raih IPK Tertinggi

Video:

Pentingnya Home Care untuk Lansia

Advertisement