Lebih Dekat dengan “Si Raja Vitamin”

Dalam seminggu kita menghabiskan minimal 40 (empat puluh) jam untuk bekerja, terutama yang bekerja di kantor dan hidup di kota-kota besar. Kesibukan tiap hari sering membuat kita cenderung menjalani pola hidup tidak sehat sehingga tubuh tidak mendapatkan gizi yang seimbang. Keadaan ini membuat daya tahan tubuh menurun dan mudah terserang penyakit. Belum lagi polusi di kota-kota besar semakin memperburuk keadaan.

Tentu sebagian dari kita pernah mendengar istilah “Si Raja Vitamin”. Istilah ini digunakan sebagai julukan untuk Vitamin C karena memiliki banyak manfaat bagi tubuh. Vitamin C mampu melawan radikal bebas, berperan dalam sistem kekebalan tubuh, membantu perbaikan jaringan tubuh, membantu penyerapan zat besi, membantu penyembuhan luka, menjaga kesehatan tulang, dan sebagainya.

Vitamin C dapat ditemukan secara alami dari kandungan buah dan sayur. Buah-buahan dan sayuran yang mempunyai vitamin C yang tinggi adalah kiwi, jeruk, kubis, brokoli, nanas dan tomat. Selain itu, sekarang ini telah ada suplemen vitamin C yang dapat memenuhi dosis harian.

Vitamin C mudah larut dalam air (hilang melalui air seni dan keringat) sehingga harus diganti setiap hari. Beberapa dampak bagi tubuh jika kekurangan vitamin C:

  • Anemia: Anemia terjadi akibat kurangnya asupan zat besi dan penyerapan zat besi tersebut dibantu oleh vitamin C sehingga ketika tubuh kekurangan vitamin C, penyerapan zat besi akan sulit dilakukan.
  • Kulit Kering
  • Pendarahan internal (haemorhages): Biasanya terjadi pada bagian mata yang dapat menyebabkan katarak, mata memerah, dan kelopak mata berdarah
  • Radang gusi
  • Menurunnya sistem imun
  • Sulitnya menyembuhkan luka
  • Rasa nyeri otot dan mudah memar, yang merupakan akibat dari menurunnya imunitas tubuh sehingga otot akan terasa nyeri dan sakit.

Vitamin C sebaiknya dikonsumsi secukupnya. Kebutuhan vitamin C harian orang dewasa yang direkomendasikan berkisar antara 75-90 mg. Perempuan hamil, ibu menyusui, dan orang dengan tingkat stress yang tinggi sudah tentu harus mengonsumsi vitamin C lebih besar.

Konsumsi vitamin C harian dengan dosis berlebihan dalam waktu yang lama sebaiknya tidak dilakukan karena dapat mengakibatkan:

  • Terganggunya penyerapan vitamin B12 yang dibutuhkan untuk menormalkan fungsi saraf otak dan berperan dalam produksi sel-sel darah merah
  • Menyebabkan kelebihan produksi asam lambung
  • Menimbulkan peningkatan kadar asam urat dalam air kemih yang dapat memicu terbentuknya batu ginjal.

(blogdokter/ens)

Baca juga: Jumat Bersih, Pemdes Dualasi Raiulun Gandeng Yonif Satgas Pamtas Raider 408/SBH

Advertisement