Membedakan Surat Keterangan Sehat yang Asli dan Palsu

MedikaStar.com

Belakangan, pembatasan sosial yang diterapkan mulai dilonggarkan. Meski dilarang untuk mudik, masyarakat pun diperbolehkan bepergian ke luar daerah asalkan memenuhi persyaratan yang diterapkan. Salah satu persyaratannya adalah menyiapkan surat keterangan sehat.

Namun, terkadang dalam penerapannya didapati adanya praktek yang tidak benar. Contohnya adalah muncul oknum-oknum yang membuat dan mengedarkan surat keterangan sehat yang palsu. Karena itu, masyarakat perlu mengetahui bagaimana cara membedakan surat sehat yang asli dan palsu.

Surat keterangan sehat biasanya dibuat guna beberapa kepentingan. Contohnya adalah melamar kerja, beasiswa pendidikan, dan lain sebagainya. Dalam masa pandemi saat ini, surat sehat juga menjadi salah satu persyaratan bagi orang yang ingin bepergian menggunakan transportasi umum.

Pihak yang berwewenang untuk mengeluarkan surat keterangan sehat seorang dokter atau dokter spesialis yang memiliki SIP, sertifikat, kompetensi, dan persayaratan lain sesuai aturan. Surat sehat dapat dibuat di Puskesmas atau Rumah Sakit. Orang yang ingin mengurusnya harus mendatangi tempat tersbut untuk dicek atau diperiksa oleh dokter. Setelah itu, barulah surat keterangan sehat dapat diperoleh.

Khusus dalam masa pandemi covid-19 saat ini, surat keterangan sehat untuk bepergian akan diperoleh oleh seseorang setelah ia mendapatkan pemeriksaan kesehatan yang khusus. Dilansir dari klikdokter.com, terdapat beberapa prosedur yang perlu dijalani. Surat keterangan yang dikeluarkan pun hanya digunakan untuk kepentingan tertentu yang disesuaikan dengan aturan pemerintah.

Prosedur yang pertama adalah mendapatkan rapid test pada fasilitas kesehatan yang menyediakan tes tersebut. Rapid test pun hanya diperuntukkan sebagai upaya screening. Seperti yang diketahui, hasilnya memiliki tingkat keakuratan yang terbilang cukup rendah. Karena itu, jika seseorang mendapatkan hasil negatif covid-19, ia akan kembali di tes lagi kemudian dengan swab test.

Prosedur selanjutnya, fasilitas kesehatan yang melakukan rapid test umumnya hanya mengeluarkan hasil tes dan surat keterangan sehat. Sedangkan surat bebas covid-19 atau mungkin saja surat yang tertulis ‘surat bebas covid-19’ tidak dikeluarkan. Karena itu, jika masyarakat ingin mendapatkan surat keterangan sehat yang asli, datanglah ke fasilitas kesehatan terpilih, lalu ikuti prosedur resmi sesuai aturan yang ditetapkan.

Selain itu, semua pihak, termasuk masyarakat juga perlu memiliki pengetahuan untuk membedakan surat keterangan sehat yang asli dan palsu. Dilansir dari lifepal.co.id, terdapat tiga cara sederhana untuk membedakan surat sehat yang asli dan palsu.

Cara yang pertama adalah dengan memperhatikan cap pada surat. Cap yang digunakan haruslah cap basah. Jika tidak, surat tersebut patut dipertanyakan keasliannya.

Cara selanjutnya adalah dengan memperhatikan kop surat. Kop surat haruslah menyertakan nama, alamat, serta nomor kontak dari tempat atau dokter yang mengeluarkan surat tersebut.

Berikutnya, keaslian surat keterangan sehat yang dicurigai juga dapat dipastikan dengan menghubungi nomor telepon yang tercantum. Untuk memastikannya, dapat ditanyakan apakah pemilik surat benar-benar memeriksakan diri. Informasi mengenai dokter yang memberikan surat dan cross check informasi lainnya juga perlu dilakukan.

Pemeriksaan surat dan kelengkapan dokumen lain biasanya dilakukan oleh petugas saat orang-orang yang hendak bepergian tiba di bandara atau pelabuhan. Jika tidak memiliki dokumen yang lengkap, masyarakat tidak akan diperbolehkan untuk berangkat.

Sementara itu, jika diketahui bahwa surat yang dibawa seseorang adalah surat sehat palsu, petugas akan mengusutnya. Sanksi akan diberikan bagi pihak yang terbukti bersalah sesuai dengan aturan yang berlaku.

Mungkin saja saat ini masih cukup jarang terdengar kasus surat keterangan sehat yang palsu, khususnya di beberapa daerah. Meski begitu, masyarakat perlu tetap waspada terhadap oknum-oknum yang mencari kesempatan di tengah masa pandemi ini untuk melakukan penipuan. Karena itu, pengetahuan mengenai surat keterangan sehat perlu diketahui dengan baik. (har)

Baca juga: Dampak Covid-19, Ekonomi NTT 2020 Diperkirakan Hanya di Kisaran 2,95-3,35 Persen