cedera ACL

Mengenal Cedera ACL yang Menimpa Pebulutangkis Indonesia, Nandini Putri Arumi

Medikastar.com

Nandini Putri Arumi, pebulutangkis tunggal putri Indonesia mengalami cedera ACL saat berlaga di turnamen Piala Uber 2021 di Ceres Arena, Aarhus, Denmark.

Kejadian itu mengakibatkan Nandini Putri Arumni harus beristirahat selama 6 minggu  untuk memastikan bahwa itu bukan ACL melalui pemeriksaan lebih lanjut.

Apa itu Cedera ACL?

Cedera ACL (anterior cruciate ligament) adalah kerusakan atau robekan pada ligamen lutut interior. Ligamen lutut anterior sendiri merupakan ligamen yang menghubungkan tulang paha bagian bawah dengan tulang kering yang berfungsi untuk menjaga kestabilan lutut.

Dibandingkan dengan cedera lutut lain, cedera ligamen lutut anterior adalah yang paling sering terjadi. Ligamen lutut interior bisa robek saat kaki melakukan perubahan gerakan secara tiba-tiba, seperti berhenti tiba-tiba atau saat lutut dan kaki terbentur benda keras secara tiba-tiba.

Cedera ACL paling sering dialami oleh atlet cabang olahraga yang mengharuskan adanya gerakan menghentak. Pada umumnya, para atlet merasakan ‘popping’, kemudian diikuti bengkak dan nyeri saat menahan beban.

Beberapa jenis olahraga yang rentan menyebabkan cedera ACL, yaitu :

  • Sepak bola
  • Bola basket
  • Bulutangkis
  • Football
  • Ski

Apa Gejala Cedera ACL?

Adapun beberapa gejala yang ditimbulkan oleh cedera ACL, yaitu:

  • Rasa nyeri yang hebat dan tidak sanggup untuk melanjutkan aktivitas
  • Popping atau bunyi letupan di lutut
  • Kehilangan range of motion (ROM) atau kemampuan gerak sendi
  • Tidak sanggup menahan beban dan tidak stabil

 Bagaimana Cara Mencegah Terjadi Cedera ACL?

Meskipun tidak benar-benar dapat mencegah terjadinya cedera ACL, tetapi latihan yang cukup bisa mengurangi risikonya. Beberapa latihan untuk menurunkan risiko ACL adalah :

  • Penguatan Otot inti dengan tujuan agar atlet tidak menggerakkan lutut ke dalam saat squat
  • Penguatan otot kaki terutama hamstring, untuk memastikan keseluruhan otot kaki punya kekuatan yang seimbang
  • Latihan teknik, posisi kaki dan lutut saat meloncat dan mendarat
  • Latihan teknik berputar dan melakukan gerakan mendadak

Bagaimana Cara Mengobati Cedera ACL?

Pertolongan pertama

Pertolongan pertama yang anda bisa lakukan jika cedera ACL ringan menimpa orang di dekat anda yaitu dengan meletakkan es pada lututnya, melakukan elevasi kaki dan istirahatkan kaki untuk sementara waktu.

Anda juga bisa mengurangi pembengkakan dengan membalut perban elastis di sekitar lutut anda.

Terapi fisik

Anda mungkin memerlukan terapi fisik selama beberapa kali dalam seminggu agar lutut bisa kembali bekerja seperti biasa.

Pengobatan

Obat anti inflamasi dapat membantu mengurangi pembengkakan dan nyeri. Dokter akan menyarankan obat bebas atau meresepkan obat yang lebih kuat dan juga bisa jadi akan menyuntikkan lutut anda dengan obat steroid.

Itu dia beberapa penjelasan mengenai cedera ACL yang menimpa pebulutangkis tunggal putri RI beberapa waktu lalu.

Jika anda atau orang-orang terkasih anda memiliki keluhan tentang masalah kesehatan, tenang dan jangan panik. Yang harus anda lakukan pertama adalah download Aplikasi King Care di Play Store dan dapatkan berbagai informasi pelayanan kesehatan mulai dari pengobatan luka, fisioterapi hingga pelayanan klinik home care. Tunggu apa lagi? download aplikasinya sekarang! (ctr/*)

Baca juga: Luka Dibiarkan Terbuka? Hati-Hati Infeksi, Segera Obati!