leukimia.jpeg

Mengenal Gejala dan Risiko Terserang Leukimia

Medikastar.com

Leukemia merupakan kondisi kesehatan ketika tubuh terlalu banyak memproduksi sel darah putih atau disebut juga leukosit yang abnormal. Penyakit Leukemia dapat dialami oleh anak-anak maupun orang dewasa.

Sel darah manusia dapat dibedakan menjadi tiga:

  • Sel darah merah (eritrosit) untuk membawa oksigen
  • Sel darah putih (leukosit) untuk melawan infeksi
  • Keping darah (trombosit) untuk membekukan darah

Normalnya, sumsum tulang belakang memproduksi milyaran sel darah setiap harinya, di mana mayoritasnya merupakan sel darah merah. Namun, dalam kasus kanker darah atau leukemia, sumsum tulang belakang memproduksi sel darah putih dalam jumlah jauh besar melebihi keperluan. Bukan hanya itu, sel darah putih ini pun tidak berfungsi secara normal untuk memerangi infeksi.

Ketidaknormalan ini berdampak besar, mulai dari kurangnya sel darah putih yang sehat untuk memerangi infeksi, kurangnya sel darah merah untuk membawa oksigen, hingga kurangnya keping darah untuk membekukan darah. Pada akhirnya, kondisi ini dapat berdampak pada penurunan fungsi organ tubuh lainnya.

Secara umum ada 4 jenis leukemia yang dikenal:

  • Leukemia limfositik akut, yang paling umum ditemukan pada anak-anak, meskipun orang dewasa pun dapat terkena jenis kanker darah ini
  • Leukemia limfositik kronis, jenis leukemia kronis yang paling umum ditemukan pada orang dewasa di mana penderita mungkin dapat merasa sehat selama bertahun-tahun tanpa memerlukan penanganan
  • Leukemia mieloid akut, yang merupakan jenis leukemia akut paling umum ditemui pada orang dewasa dan juga dapat terjadi pada anak-anak
  • Leukemia mieloid kronis, yang kebanyakan menyerang orang dewasa di mana penderita mungkin hanya mengalami sedikit gejala atau tidak mengalami gejala apa pun sebelum sampai satu titik di mana sel-sel leukemia berkembang dengan sangat cepat 

Gejala Leukimia 

Melansir dari laman p2ptm.kemkes.go.id, berikut adalah beberapa gejala dan tanda leukimia pada anak:

  • Pucat, lemah, nafsu makan menurun
  • Kejang sampai penurunan kesadaran
  • Pembesaran testis dengan konsistensi keras
  • Nyeri tulang pada 
  • Perdarahan kulit (petekie, hematom) dan atau perdarahan spontan (epitaksis, perdarahan gusi)
  • Pembesaran hati, limpa, dan kelenjar getah bening
  • Demam tanpa sebab yang jelas

Risiko Mengalami Leukimia 

Dibawah ini adalah beberapa risiko kamu bisa mengalami Leukimia:

  • Riwayat kanker sebelumnya
  • Paparan pada zat kimia
  • Penyakit Genetik
  • Merokok
  • Riwayat keluarga terkena Leukemia

Itulah beberapa hal yang mengenai leukimia yang perlu ketahui dan waspadai. Segeralah melakukan deteksi dini dan memeriksakannya ke dokter. Anda juga bisa melakukan kedua hal tersebut sekaligus di King Lab 247. (*)

Baca juga: Klinik King Care Rekrut 1000 Tenaga Caregiver, Penempatan Jakarta dan Jepang