bahaya microsleep

Mengenal Microsleep, Tidur Singkat yang Bisa Berbahaya

Medikastar.com

Microsleep merupakan kondisi hilangnya kesadaran atau perhatian seseorang karena merasa mengantuk. Tentu saja itu menyebabkan seseorang dapat tertidur secara tiba-tiba dalam waktu yang singkat.

Microsleep tidaklah sama dengan tidur pada pada biasanya, karena hanya berlangsung selama satu detik hingga dua menit saja. Tidak semua orang juga dapat menyadari kondisi microsleep karena biasanya terjadi saat rasa lelah dan mengantuk yang sudah tak bisa dihindari lagi.

Setiap orang dapat mengalami microsleep kapan saja dan di mana saja, termasuk saat nonton tv, membaca buku atau bahkan saat berkendara. Maka dari itu, salah satu penyebab kecelakaan fatal di jalan raya yang perlu diwaspadai adalah microsleep saat berkendara.

Penyebab Microsleep

Melansir dari beberapa sumber, penyebab seseorang mengalami microsleep adalah sebagai berikut:

Mengalami gangguan tidur

Saat seseorang mengalami gangguan tidur, maka otak menjadi kurang konsentrasi pada siang hari yang bisa disebabkan gangguan tidur sehingga mengakibatkan menurunnya kuantitas dan kualitas waktu tidur seperti insomnia dan sleep apnea.

Pergantian jam kerja

Untuk beberapa jenis pekerjaan yang mungkin dapat menyebabkan anda untuk bisa bekerja pada malam hari. Pasalnya, saat malam hari adalah waktu anda untuk beristirahat. Maka dari itu, dengan adanya perubahan jam kerja dapat menyebabkan perubahan jam tidur.

Memiliki utang tidur

Jika anda sering tidur malam kurang dari 6 sampai 7 jam dapat menyebabkan anda memiliki hutang tidur. Banyaknya hutang tidur dapat meningkatkan risiko mengalami microsleep sewaktu-waktu.

Menjalani pengobatan

Salah satu efek samping dari minum obat-obatan, yaitu mengantuk. Jika anda kurang tidur, maka efek sampingnya adalah dapat memperparah rasa ngantuk.

Gejala Microsleep

Jika anda mengalami microsleep yang terjadi terus menerus tanpa henti, maka tandanya anda membutuhkan perhatian khusus. Karena microsleep ini dapat membahayakan diri sendiri dan juga orang lain.

Anda pun juga bisa saja tidak sadar jika sedang mengalami microsleep. Berikut beberapa gejala yang perlu anda perhatikan:

  • Kesulitan untuk memahami informasi dengan baik dan benar
  • Terbangun dalam keadaan terkejut
  • Berkedip secara perlahan tetapi terjadi terus-menerus
  • Sering menguap pada pagi dan siang hari

Cara Menghindari Microsleep

Pada umumnya, cara terbaik untuk mencegah microsleep adalah tidur yang cukup setiap hari. Kebiasaan ini akan membantu anda untuk tetap produktif dalam menjalani hari tanpa merasakan kelelahan.

Berikut adalah beberapa yang dapat dilakukan untuk menghindari microsleep yang dapat anda lakukan:

Power nap

Power nap adalah tidur dalam waktu singkat, sekitar 15-20 menit saja demi mengisi kembali energi. Power nap bertujuan untuk membuat anda lebih fokus untuk waktu yang lebih lama meski jam tidur anda berkurang.

Istirahat sejenak

Jika anda sedang bekerja, khususnya pekerjaan yang mengharuskan untuk berdiam diri di hadapan layar. Oleh sebab itu, ambillah sedikit waktu selama 30 menit untuk beristirahat. Tujuannya adalah untuk membuat otak dapat mengurangi rasa bosan dan bisa kembali bekerja.

Berbincang dengan orang lain

Selain itu, untuk mencegah microsleep dapat anda lakukan dengan berbincang bersama kerabat. Hal tersebut membuat anda akan berusaha untuk bisa terus mengikuti percakapan dengan orang lain sehingga rasa kantuk bisa hilang.

Itulah pengertian serta bahaya jika anda mengalami microsleep. Pastikan jika anda memenuhi waktu tidur yang cukup ya sehingga tidak membahayakan diri sendiri dan juga orang lain. (*/ctr)

Baca juga: Daftar Manfaat Kopi bagi Kesehatan yang Wajib Anda Ketahui!