Minyak Kayu Putih Bisa Sembuhkan Covid-19? (Mitos atau Fakta)

MedikaStar.com

Sejak beberapa bulan lalu, muncul postingan-postingan di media sosial mengenai pandemi yang perlu dicek kebenarannya. Salah satunya menyebutkan bahwa minyak kayu putih dapat menyembuhkan Covid-19. Dalam beberapa postingan yang tersebar disebutkan bahwa meminum minyak kayu putih bisa mengatasi masalah pada pernapasan akibat infeksi virus Corona.

Lantas, benarkah minyak kayu putih dapat menyembuhkan seseorang dari Covid-19? Mari cek kebenarannya dalam penjelasan berikut.

Pengertian

Seperti sebutannya, minyak kayu putih dibuat dari sulingan daun kayu putih. Tumbuhan tersebut berasal dari family tumbuhan Myrtaceae yang berada di Australia dan telah dibudidayakan di seluruh dunia. Selama ini, minyak yang sangat terkenal ini digunakan sebagai obat, antiseptik, wewangian, dan lain sebagainya.

Penelitian yang ada menyebutkan bahwa minyak kayu putih memiliki kandungan senyawa 1,8 sineol berjumlah 47,61%. Jumlah yang cukup besar tersebut membuat perannya sangat baik sebagai antiradang dan antioksidan, khususnya dalam mengatasi gangguan pada saluran pernapasan.

Belum Ada Penelitian

Belum ada studi yang membuktikan bahwa minyak kayu putih bisa menyembuhkan Covid-19. Sebelumnya, muncul penelitian yang mengatakan bahwa minyak tersebut dapat membunuh sekitar 80% virus yang telah menyebabkan pandemi di tahun 2020 ini. Namun, jenis virus yang diujikan adalah bukan SARS-CoV-2, melainkan Betacorona.

Menyusul adanya hal tersebut, Badan yang mengurusi makanan dan obat di Amerika (FDA) mengeluarkan peringatan. Peringatan tersebut ditujukkan pada 7 perusahaan yang menjual produk tak berizin dalam upaya mengobati Covid-19. Contoh produk yang dijual adalah teh, minyak esensial, tincture, serta koloid perak.

Efek Jika Diminum

Minyak kayu putih tidak dibuat sebagai bahan yang dapat diminum begitu saja, tetapi untuk dioles. Bahkan, berbagai efek negatif dapat terjadi pada tubuh dari orang yang meminumnya dalam jumlah banyak. Efek-efek yang berkaitan dengan keracunan tersebut antara lain keringat berlebihan, peningkatan denyut jantung, mual, muntah, diare, pusing kepala, gangguan pernapasan, gangguan aliran darah, serta, alergi dermatitis kontak udara.

Lebih lanjut, terdapat sumber yang menyebutkan bahwa minyak kayu putih juga dapat diminum. Akan tetapi, bahan tersebut perlu dicampurkan terlebih dahulu dengan air putih. Dengan kata lain, minyak tersebut tidak bisa diminum begitu saja. Dan, yang perlu diingat adalah minyak yang dicampur hanya boleh sebanyak beberapa tetes saja.

Jika Muncul Gejala Keracunan

Jika setelah diminum, muncul gejala keracunan, disarankan untuk mengonsumsi susu. Hal tersebut berguna untuk menetralisir kondisi perut. Ketika gejala keracunan menjadi makin parah, sebaiknya periksakanlah diri ke dokter.

Minyak kayu putih memiliki berbagai macam manfaat yang baik bagi tubuh. Meski begitu, hingga sekarang tidak ada bukti yang mengatakan bahwa bahan tersebut dapat menyembuhkan Covid-19. Dengan kata lain, kabar yang beredar adalah informasi yang keliru. Meminumnya pun dapat mendatangkan efek negatif bagi tubuh. Karena itu, sebelum menerapkan suatu upaya penanganan, carilah dahulu informasinya dari sumber-sumber yang terpercaya. (har/satgascovid/klikdokter/doktersehat)

Baca juga: Begini Cara Memilih Obat Nyamuk yang Tepat

Terima Kasih, Pahlawan!