Mulai Nonton di Bioskop Lagi? Ketahui Dulu Hal-hal Berikut

MedikaStar.com

Pemerintah akan memberikan izin kepada bioskop-bioskop untuk kembali beroperasi dalam beberapa waktu ke depan. Hal ini disambut baik oleh para pelaku usaha perfilman dan pengelola bioskop. Tak hanya mereka, masyarakat yang memiliki hobi menonton film di bioskop pun sudah merasa tak sabar.

Meski begitu, saat ini pandemi Covid-19 masih berlangsung. Karena itu, masyarakat yang hendak menonton film di bioskop wajib mengetahui hal-hal berikut. Tujuannya agar penyebaran Covid-19 dapat dicegah dan keselamatan semua pengunjung dapat terjamin.

“Pembukaan aktivitas sosial dan ekonomi seperti bioskop harus memperhatikan aspek kesehatan serta kesiapan fasilitas pendukungnya dan juga penyelenggaraan termasuk masyarakat itu sendiri,” kata Wiku Adisasmito, Ketua Tim Pakar dan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, seperti dilansir dari covid19.go.id (26/8).

Pengunjung Bioskop

Terdapat beberapa aturan yang perlu diperhatikan dengan serius oleh pengunjung bioskop. Hal yang pertama adalah kondisi dari pengunjung. Orang yang diperbolehkan menonton di bioskop adalah mereka yang berusia antara 12 tahun dan 60 tahun.

Selain itu, pengunjung juga harus berada dalam keadaan yang sehat. Artinya, pengunjung tidak memiliki gejala-gejala Covid-19 seperti demam (suhu tubuh lebih dari 38 derajat Celsius), batuk, sesak nafas dan lain-lain. Orang yang memiliki gejala Covid-19 wajib segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan yang ada. Lebih lanjut, mereka yang memiliki penyakit penyerta juga dilarang untuk pergi ke bioskop.

Hal kedua yang perlu diperhatikan adalah ketaatan terhadap protokol kesehatan. Contohnya seperti menjaga jarak, menggunakan masker, serta mencuci tangan. Penerapannya perlu dilakukan sejak sebelum memasuki ruang bioskop, saat mengantri, saat sedang menonton, hingga saat keluar dan pulang.

Pengelola Bioskop

Untuk mendukung hal tersebut, pihak pengelola bioskop wajib mempersiapkan semua fasiltias pendukung secara baik. Selain itu, perlu juga disiapkan petugas yang terus mengontrol jalannya protokol kesehatan yang diterapkan.

“Demikian pula kesiapan dari penyelenggara, mereka harus dilatih dengan baik supaya dapat betul-betul memastikan protokol kesehatan dijalankan dengan ketat dan tertib selama proses pembukaan bioskop,” tambah Wiku.

Proses pelaksanaan protokol kesehatan oleh pengelola bioskop dimulai dari memberlakukan pembelian tiket secara daring atau online. Kapasitas penontonnya pun dibatasi kurang dari sama dengan 50%.

Fasilitas seperti tempat cuci tangan dengan sabun serta hand sanitizer juga akan ditempatkan pada pintu masuk dan keluar. Alat pengukur suhu tubuh pun akan stand by untuk mengetahui suhu tubuh pengunjung yang hendak masuk.

Untuk memastikan pengunjung menjaga jarak aman sejauh lebih dari 1,5 meter, penanda akan ditempatkan. Kebersihan lingkungan bioskop juga wajib diperhatikan. Permukaan benda-benda yang sering disentuh seperti pegangan pintu, rail tangga, dan lainnya harus dibersihkan secara rutin.

Petugas yang ada juga akan selalu memantau kepatuhan para pengunjung dalam menjalankan aturan yang ditetapkan. Setelah selesai menonton, pengelola perlu menghimbau kepada para pengunjung untuk tidak berkumpul dan langsung pulang.

Proses pembukaan kembali bioskop akan dilakukan secara hati-hati. Dibutuhkan kerja sama dan tanggung jawab dari semua pihak untuk memastikan agar proses ini bisa berjalan secara aman.

“Seluruh prosesnya selalu mengutamakan keselamatan masyarakat luas. Kami selalu mendampingi bersama pemerintah daerah agar semuanya bisa dilaksanakan dengan baik,” kata Wiku.

Menonton film di bioskop merupakan hal yang mengasyikkan dan baik bagi kesehatan mental. Akan tetapi, pandemi Covid-19 masih berlangsung. Oleh karena itu, tetaplah waspada dan terapkan semua arahan dan protokol kesehatan secara taat. Dengan begitu, hiburan dari tontonan di bioskop tidak menjadi boomerang yang menyebarkan penyakit pada masyarakat.

Baca juga: Memahami Penyebaran Covid-19 secara Asimtomatik dan Presimtomatik