Orang Meninggal Sering Memberi Firasat Sebelumnya? Mari Cek Faktanya secara Ilmiah

MedikaStar.com

Dalam kehidupan manusia, kematian merupakan suatu hal yang pasti. Berkaitan dengan hal ini, cukup banyak orang yang mempercayai bahwa orang-orang yang meninggal sering kali menunjukkan firasat sebelum kepergiannya. Firasat-firasat yang muncul biasanya ditafsir dari sudut pandang spiritualitas.

Kendati demikian, firasat sebelum meninggalnya seseorang pun dapat ditunjukkan melalui kondisi kesehatannya. Dengan kata lain, hal tersebut dapat dilihat dari sudut pandang ilmiah. Dilansir dari WebMD, berikut adalah beberapa tandanya.

Pada orang dewasa, biasanya terdapat perubahan fisik yang dapat terlihat jelas. Contohnya seperti tubuh yang berhenti berfungsi atau tidak mampu menjalankan tugasnya secara baik. Sementara itu, anak-anak dan remaja juga melalui proses serupa, tetapi lebih sulit diprediksi. Mereka bahkan tetap bisa aktif dan pada beberapa kondisi mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang sulit dijawab.

6 bulan sebelum meninggal

Ketika seseorang kemungkinan besar memiliki sisa waktu hidup selama 6 bulan, tim perawatan kesehatan akan merekomendasikan kepindahannya ke fasilitas kesehatan yang lebih spesifik. Tujuannya agar ia dapat mendapatkan perawatan yang dikhususkan bagi orang dengan penyakit mematikan dan diperkirakan akan meninggal.

Selain memberikan perawatan, sering kali pihak dari fasilitas kesehatan bersangkutan juga menawarkan dukungan emosional dan spiritual. Hal ini dilakukan untuk menguatkan pasien, keluarga, serta orang-orang terdekatnya.

1 hingga 3 bulan sebelum meninggal

Sebelum meninggal dalam waktu 1 hingga 3 bulan mendatang, kemungkinan besar seseorang akan menunjukkan beberapa tanda berikut. Ia akan lebih banyak tidur dari biasanya, makan dan minum lebih sedikit, serta menarik diri dari orang-orang sekitar dan berhenti melakukan hal yang dulunya sangat disukai. Orang dewasa akan terkesan lebih sedikit berbicara, sedangkan anak-anak akan lebih banyak.

1 hingga 2 minggu sebelum meninggal

Mendekati 1 hingga 2 minggu kematian seseorang, ia mungkin akan merasa lelah dan terkuras sepanjang waktu. Hal itu bisa membuatnya tidak ingin beranjak dari tempat tidur. Pola tidur dan bangunnya juga akan menjadi berbeda.

Selain itu, orang tersebut akan memiliki nafsu makan dan haus yang lebih sedikit. Proses buang air besar dan kecil akan berkurang menjadi lebih kecil atau sedikit. Ia pun dapat merasakan sakit lebih dari biasanya.

Perubahan tekanan darah, pernapasan, dan detak jantung akan terjadi. Suhu tubuh menjadi naik turun sehingga membuat kulit orang tersebut terasa dingin, hangat, lembab, atau pucat.

Selanjutnya, pernapasan dapat tersumbat karena adanya penumpukan di belakang tenggorokannya. Masalah pernapasan yang muncul biasanya masih bisa diatasi dengan pengobatan. Tetapi ada kalanya terdapat pasien yang kesulitan dalam mengonsumsi obat melalui mulut.

Ada pula rasa bingung atau tampak linglung yang terlihat. Halusinasi bisa saja muncul dalam bentuk melihat orang-orang tersayang yang telah lama meninggal. Dan, hal itu biasanya membuat orang tersebut tampak bahagia. Jika didebat, maka ia bisa saja menjadi kesal.

Beberapa hari atau jam sebelum meninggal

Jika seseorang kemungkinan akan meninggal dalam beberapa hari atau jam, ada beberapa tanda yang mungkin terlihat. Tanda-tanda tersebut seperti sama sekali tidak ingin makan atau minum, berhenti buang air kecil dan besar, serta meringis, mengerang, atau merengut kesakitan.

Terdapat juga beberapa hal yang dapat terasa secara jelas. Mata akan terlihat robek atau berkaca-kaca. Denyut nadi dan denyut jantung tidak teratur atau sulit didengar. Suhu tubuh menjadi turun, serta kulit bagian lutut, kaki, dan tangan berubah menjadi belang-belang atau ungu kebiruan. Hal tersebut biasanya terjadi pada waktu 24 jam terakhir.

Lalu, pernapasan juga akan terganggu atau terengah-engah sampai berhenti sepenuhnya. Kendati demikian, mendekati waktu kematian, meski kesadarannya mulai menurun, kemungkinan besar orang yang akan meninggal masih dapat mendengar dan merasakan.

Selanjutnya, halusinasi, rasa gelisah, dan bingung pun bisa muncul pada waktu beberapa hari atau jam sebelum kematian. Karena itu, cobalah untuk membuatnya tetap merasa nyaman dan tenang.

Tanda-tanda di atas merupakan kemungkinan-kemungkinan yang sering kali terjadi. Lebih dalam lagi, perihal pasti mengenai waktu kematian seseorang adalah suatu misteri. Dengan kata lain, kepastian kematian seseorang hanya dapat diketahui oleh Sang Pencipta. Lantas, ketika ada orang terkasih sedang berada dalam kondisi demikian, sebisa mungkin dukunglah dirinya beserta keluarganya. (har/webmd)

Jagalah Keluarga Anda dari Covid-19