Pesan Wakil Bupati Sikka di E-RAT KSP Kopdit Pintu Air

Maumere, medikastar.com

Wakil Bupati Sikka, Romanus Woga menghadiri Rapat Anggota Tahunan KSP Kopdit Pintu Air Rotat Indonesia yang digelar secara online (E-RAT), Sabtu (27/06/20).

Dalam kesempatan tersebut dirinya sedikit berbicara mengenai sejarah credit union. Dari kisah sejarah tersebut, Romanus kemudian mengajak seluruh komponen KSP Kopdit Pintu Air untuk mengevalusi keberadaan koperasi tersebut dari sudut pandang 10 faktor kunci sukses credit union menurut Association of Asian Confederation of Credit Union.

10 faktor kunci tersebut antara lain sumber daya manusia yang berkualitas, keperacayaan anggota tinggi, jaringan yang memadai, pelayanan yang berkualitas, menjadi batu penjuru, kepemimpinan yang kompak dan kuat, produk yang bermanfaat dan benar-benar dibutuhkan anggota, kemudahan persyaratan pinjaman, kantor yang letaknya startegis, serta teknologi dan media komunikasi.

“Kalau 10 ini sudah terpenuhi maka aman sudah kita. Dari 10 faktor ini, saya hanya mau berbicara mengenai factor ke-10. Dari sekian banyak credit union, hanya ada beberapa yang memiliki media. Kita di NTT hanya ada Pintu Air dengan ekora-nya,” tutur Romanus.

Ia juga berpesan agar KSP Kopdit Pintu Air memperhatikan dan mempersiapkan kader untuk menuju Pintu Air seribu tahun lagi.

“Saya menyampaikan proficiat kepada segenap jajaran Pintu Air. Semoga dalam kondisi seperti ini yang kita alami saat ini menjadi dorongan semangat bagi kemajuan Pintu Air kini dan sepanjang masa,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua Puskopdit Swadaya Utama Maumere, Petrus Herlemus yang juga merupakan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka mengajak seluruh yang hadir untuk merefleksikan hubungan antara pandemic covid-19 dengan ketangguhan ekonomi masyarakat, khususnya ekonomi anggota koperasi.

“Dari analisis Sikopdit, tujuan pinjaman 80 persen koperasi adalah produktif. Pertanyaannya; covid-19 hanya tiga bulan tetapi gizi buruk terjadi di koperasi. Berarti tujuan pinjamannya benar tetapi masih lemah di pendampingan,” tuturnya.

Oleh karenanya, menurut Petrus, pendemic covid-19 menjadi refleksi bahwa satu tujuan dan fokus yang perlu diperhatikan oleh koperasi ialah penguatan ekonomi anggota perorangan.

“Kita berharap kita bangun kemandirian, pertama ialah ketahanan ekonomi anggota kita. Peluang pasar berjalan baik kalau ekonomi anggota kita dipertahankan,” tegasnya.

Petrus juga memberikan apresiasi kepada KSP Kopdit Pintu Air atas kemajuan yang diraih sejauh ini. Menurutnya, keseimbangan di Puskodpit, kontribusi terbesar salah satunya ialah dari KSP Kopdit Pintu Air. (*/Red)

Video: Protokol Kesehatan di Rumah Ibadah