Putri Pariwisata NTT Ajak Mahasiswa Farmasi untuk Promosikan Pariwisata NTT

Kota Kupang, MedikaStar.com

“Provinsi NTT memiliki kekayaan alam dan budaya yang sangat luar biasa. Oleh karenanya, kita sebagai generasi milenial wajib untuk melestarikan kekayaan tersebut dan terus berupaya mempromosikan kekayaan yang kita miliki ini dengan cara-cara kita masing-masing.”

Hal ini diungkapkan oleh Putri Pariwisata NTT 2018, Maria Jenny Claudyanti Johandra Besin saat hadir dalam gelaran Pharmacy Fun Fest Uno 2019, Sabtu (13/04/19) yang diselenggarakan oleh Program Studi (Prodi) Farmasi Poltekkes Kemenkes Kupang.

Sebagaimana diberitakan oleh media ini sebelumnya, Prodi Farmasi Poltekkes Kemenkes Kupang menggelar acara Pharmacy Fun Fest Uno 2019 yang mengangkat tema, “Katong Farmasi, Katong Cinta Budaya.” Dalam Pharmacy Fun Fest Uno 2019 ini dilaksanakan serangkain kegiatan, seperti color fun, flash mob, pameran seni ilmiah dan budaya, dan malam pentas seni budaya serta fashion show tenun ikat NTT. Secara khusus dalam pameran seni ilmiah dan budaya, dipamerkan hasil kreativitas mahasiswa berupa hasil olahan dari kelor, dari faloak, dan ada juga dari tanaman khas NTT lainnya. Ada pula pameran lukisan dari RS Jiwa Naimata.

Di kesempatan tersebut, Jenny diundang khusus untuk memberikan motivasi bagi para mahasiswa Prodi Farmasi. Selain itu, Ia juga tampil menghibur para mahasiswa dengan memainkan alat musik asal NTT, yakni Sasando.

Ketika dikonfrimasi mengenai apa yang disampaikan olehnya bagi para mahasiswa Prodi Farmasi, Putri Pariwisata NTT 2018 ini menuturkan bahwa dirinya mengajak para mahasiswa yang nota bene merupakan generasi milenial untuk mampu berkreasi dan menunjukan bakat dan kemampuan yang dimiliki oleh mereka.

Ingin Belajar Langsung di Rumah? Klik untuk Terhubung dengan Branded Home Private

“Kita juga mengajak mereka semua untuk berperan aktif dalam mempromosikan periwisata, baik itu budaya maupun pesona alam di NTT yang sangat luar biasa. Alam dan budaya NTT merupakan kekayaan yang tidak ternilai harganya, sehingga kita sebagai generasi milenial wajib untuk melestarikannya dan juga wajib untuk mempromosikannya,” ungkapnya.

Jenny menuturkan bahwa walaupun para mahasiswa dalam kesehariannya belajar mengenai Farmasi, namun harus menyadari bahwa mereka memiliki tugas penting lainnya yakni melestarikan dan mempromosikan budaya dan pesona alam NTT.

“Apalagi pariwisata merupakan program yang sangat penting dari pemerintah NTT saat ini, sehingga kita harus terus mendukungnya dengan cara kita masing-masing,” tuturnya.

Sementara itu, Maria Hilaria SSi, S.Farm.Apt.,M.Si, Ketua Prodi Farmasi Poltekkes Kemenkes Kupang menjelaskan bahwa Pharmacy Fun Fest Uno mengandung 2 makna. Pertama, Fun mengandung makna bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan dalam suasana kegembiraan dan kebahagiaan. Kedua, Fest memiliki arti bahwa di samping kegembiraan yang ditampilkan, mahasiwa juga diajak untuk mempromosikan budaya NTT, baik itu berupa lagu, tarian, atau juga tenun ikat daerah NTT.

“Sudah saatnya mahasiswa diberikan ruang untuk mengembangkan kreatifitas mereka, sehingga program studi Farmasi memberikan kesempatan yang seluas-luasnya untuk mahasiswa berkreasi. Para dosen mendukung dari belakang,” tuturnya.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Direktur Poltekkes Kemenkes Kupang, R.H Kristina, SKM., M.Kes yang diwakili oleh Kasubag Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama; Ishak Djari, SE, MM. Hadir pula para dosen Prodi Farmasi Poltekkes Kemenkes Kupang dan tamu undangan lainnya. (*/red)

Picture: Primus Ndewi

Baca Juga: Pharmacy Fun Fest Uno, Ajang Kreasi Mahasiswa Prodi Farmasi Poltekkes Kupang

Advertisement