Sayembara Logo dan Mars Pesparani Katolik, Total Hadiah 50 Juta!

Kota Kupang, medikastar.com

Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik tingkat nasional II akan digelar di Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) tanggal 28-31 Oktober 2020 mendatang. Menjelang gelaran tersebut, panitia penyelenggara menggelar sayembara logo dan mars Pesparani. Sayembara logo dan mars Pesparani yang secara resmi diluncurkan pada Rabu (11/02/20) di Sekretariat Pesparani tersebut berhadiah total 50 juta rupiah.

Terkait sayembara ini, Ketua Pelaksana Pesparani Nasional Katolik II, Sinun Petrus Manuk menjelaskan bahwa pemenang sayembara logo Pesparani Katolik tingkat Nasional II akan memperoleh hadiah uang sebesar 20 juta rupiah (dipotong pajak) dan sertifikat. Sementara pemenang sayembara mars Pesparani Katolik tingkat Nasional II akan meraih hadiah uang sebesar 30 juta  rupiah (dipotong pajak) beserta sertifikat. Dengan demikian, total hadiah yang disediakan oleh panitia pelaksana untuk pemenang kedua lomba ini ialah sebesar 50 juta rupiah.

Sinun mengutarakan bahwa sayembara ini dimulai dengan tahapan pendaftaran dan pengumpulan karya para peserta lomba, dimulai dari tanggal 11 Februari 2020 hingga 19 Maret 2020 pukul 23.59 WITA. Penjurian akan dilaksanakan sejak tanggal 20 hingga 27 Maret 2020. Sementara pengumuman pemenang dan penyerahan hadiah akan dilaksanakan pada tanggal 28 Maret 2020 mendatang.

Dalam moment peluncuran tersebut, Sinun juga memaparkan beberapa persyaratan teknis terkait sayembara tersebut.

Berikut beberapa persyaratan yang perlu diketahui oleh mereka yang ingin mengikuti sayembara ini:

Persyaratan Sayembara Logo Pesparani Katolik Tingkat Nasional II

Persyaratan Sayembara Mars Pesparani Katolik tingkat Nasional II

Terpantau hadir dalam moment launching sayembara tersebut, Ketua Nahdlatul Ulama (NU) NTT sekaligus Ketua Umum Pesparani Katolik Nasional II, H. Jamaludin Ahmad; Vikjen Keuskupan Agung Kupang, Romo Gerardus Duka; Kepala Kanwil Kemenag Provinsi NTT, Sarman Marselinus; dan Perwakilan Polda NTT, AKBP Domi Yampormase. (*/red)