Seminar Sehari Penanganan yang Tepat pada Cedera Tulang Belakang

Kota Kupang, MedikaStar.com

Cedera tulang belakang membutuhkan penanganan awal yang tepat. Tanpa penanganan yang tepat, tindakan dan pengobatan selanjutnya oleh ahli bedah syaraf tidak akan memperoleh hasil yang memuaskan.

Untuk memperdalam pengetahuan para tenaga kesehatan terkait penanganan pasien cedera tulang belakang, para dokter spesialis saraf akan menyelenggarakan seminar sehari dengan tema How to Deal with Spin Case in Rural Area, di RS Prof Dr WZ Yohannes Kupang, Sabtu, 31 Agustus 2019.

Seminar ini berangkat dari kesadaran bahwa saat ini kasus-kasus cedera tulang belakang semakin meningkat. Namun, pengetahuan terkait penanganan awal pasien cedera tulang belakang masih minim. Padahal, keberhasilan akhir proses pengobatan atau pembedahan oleh dokter bedah saraf sangat tergantung juga pada proses penanganan awalnya.

“Penanganan pasien cedera tulang belakang sangat berbeda dengan pasien yang lain. Karena sering kita berniat menolong malah memperburuk. Penanganan dengan baik dan tepat pada cedera tulang belakang bertujuan agar tidak membuat kondisi menjadi lebih buruk,” ujar Dokter Elric B Malelak, dokter spesialis bedah saraf, ketika ditemui beberapa waktu lalu.

Menurut Dokter Elric, seminar ini merupakan wadah bagi para tenaga kesehatan untuk bertukar pengetahuan, informasi, dan pengalaman terkait kasus-kasus cedera tulang belakang. Pengetahuan dari para dokter spesialis dan profesi kesehatan lain akan dibagikan kepada para peserta. Sebaliknya, para peserta bisa membagikan pengalaman mereka yang berhubungan dengan penanganan kasus-kasus cedera tulang belakang.

“Ini menjadi momen sharing ilmu dengan teman-teman di ujung tombak, seperti di puskesmas atau rumah sakit kabupaten. Sehingga ketika mereka ketemu pasien seperti itu, mereka bisa melakukan stabilisasi dan evakuasi dengan cara yang aman, supaya bisa sampai di rumah sakit rujukan dalam kondisi yang bagus – sebagai modal awal untuk dilakukan penanganan lebih lanjut,” papar dr Elric.

“Mungkin secara keilmuan kita ngomongnya begini, tapi kenyataan di lapangan kan berbeda. Jadi biar teman-teman yang datang bisa kasih tahu ke kita keadaan mereka di lapangan, sehingga kita bisa cari jalan tengah yang terbaik,” tuturnya lagi.

Dengan adanya seminar ini, kata dr. Elric, bisa terjalin kerjasama dan komunikasi yang lebih intens antara para tenaga kesehatan di puskesmas atau rumah sakit kabupaten dengan ahli bedah saraf di RSUD Prof. Dr. WZ Johannes Kupang, sehingga pasien yang cedera bisa sampai ke rumah sakit rujukan dalam kondisi yang diharapkan.

Di NTT saat ini sudah ada dua ahli bedah saraf, yakni dr. Elric Malelak dan dr. Donny Argie. Diharapkan kehadiran kedua dokter spesialis ini dan para tenaga kesehatan yang kompeten dalam penanganan awal kasus bedah saraf bisa membantu menangani kasus-kasus cedera saraf yang ada di NTT.

Seminar ini terbuka untuk para dokter, perawat, mahasiswa kesehatan, dokter resident. Yang berminat bisa menghubungi nomor kontak berikut ini: 08112345696; 081357467743; 085239791888; atau bisa juga ke email: elricnc@gmail.com. (*/red/ens)

Baca Juga: Mencari Solusi untuk Perlindungan Perempuan & Anak di Papua

Video:

Pentingnya Home Care untuk Lansia

Advertisement