lakalantas kualin TTS

Sopir Truk dalam Kecelakaan yang Menewaskan 5 Orang di Kualin-TTS Terancam 6 Tahun Penjara

SoE, Medikastar.com

Jemri Nomlene, pengemudi dump truk yang menewaskan 5 orang penumpang di Kualin, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) terancam hukum 6 tahun penjara. Jemri dijerat dengan pasal 310 ayat (4) Undang-undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UU LLAJ) nomor 22 tahun 2009.

Hal itu disampaikan Kasat Lantas Polres TTS, IPTU Steven Bessie, SH kepada medikastar.com, Jumat (5/11/2021) melalui pesan WhatsApp. IPTU Steven menguraikan, selain kurungan penjara, pengendara yang mengakibatkan orang lain meninggal dunia bisa dikenakan denda paling banyak Rp. 12.000.000,-.

Lebih lanjut dikatakan, proses hukum terhadap pengemudi akan tetap dilaksanakan. Kepolisian tetap melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kecelakaan.

“Laka lantas yang terjadi di TTS kami lakukan proses hukum terhadap pelaku apabila ada unsur kelalaian. Terkait laka lantas di Kualin, kami sudah amankan di Polres untuk proses hukum,” jelas IPTU Steven.

Sementara itu, korban meninggal dunia akibat kecelakaan di jalan raya Kualin-TTS pada Kamis (4/11/2021) lalu sudah diserahkan kepada keluarga. Para korban diserahkan usai dokter di Puskesmas Kualin melakukan visum et repertum (VER).

Seperti diberitakan sebelumnya, dump truk yang mengangkut 36 penumpang dari Amabi Oefeto Timur Kabupaten Kupang menuju Kolbano-TTS mengalami kecelakaan tunggal di jalan raya Kualin. Awalnya roda kiri dump truk keluar dari bibir aspal diduga karena sopir kehilangan kontrol.

Sopir pun mencoba membanting setir mobil ke arah kanan untuk mengembalikan dump truk itu ke badan jalan. Sayangnya, dump truk itu tidak bisa dikendalikan dan terpelanting ke arah kanan jalan.

Akibatnya, 4 orang dikabarkan meninggal di lokasi kejadian dan 1 orang lagi meninggal saat dibawa ke rumah sakit. Sementara itu, 16 orang mengalami luka-luka dan 15 orang lainnya dalam kondisi aman.

Kecelakaan Dump Truk yang mengangkut penumpang di TTS sudah berulang kali terjadi. Pada Juni 2021 lalu, sebuah dump truk yang mengangkut sejumlah orang yang dari Fotilo ke Kefa terjungkir di Desa Oeekam, Kecamatan Amanuban Timur. Dalam kecelakaan itu, 3 orang tewas dalam insiden itu. (joe/*)

Baca juga: Pemuda GMIT Nazareth Oeekam Gelar Donor Darah, Pendonor Mengaku Bahagia