Vinsensius Making, Sosok Muda Pejuang Kesehatan Masyarakat

MedikaStar.com

Mendengar nama Vinsensius Belawa Making SKM.,M.Kes, tentu tidak asing lagi bagi masyarakat di Provinsi NTT, terutama mereka yang terlibat dalam dunia kesehatan. Kompetensinya dalam menulis tidak diragukan lagi. Sejak di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA) Seminari Sandominggo Hokeng, ia telah banyak menghiasi rubrik imajinasi Pos Kupang lewat karya-karya sastranya, baik puisi maupun cerpen. Lantas mengapa ia kini memilih fokus dalam dunia kesehatan masyarakat? Berikut penelusurannya.

Dari keluarga sederhana

Vinsen Lahir dari keluarga nelayan yang sederhana. Kesederhanaan mengajarkan dirinya banyak hal. Bahwa dengan kesederhanaan seseorang dapat menjangkau siapa saja, kapan dan di mana saja. Ayahnya seorang Nelayan tulen, tetapi juga seorang perantau handal. Olehnya, sejak umur 5 Tahun, Vinsen telah merasakan bagaimana kerasnya hidup di tanah perantauan. Setelah kurang lebih 7 Tahun di tanah rantau, bersama keluarga, mereka kembali ke kampung halaman dan menjalani hidup sebagai nelayan.

“Pergi ke laut, kembali menjual ikan adalah hal yang biasa saya lakukan. Setelah tamat dari Seminari San Dominggo Hokeng, saya memilih melanjutkan pendidikan di Perguruan Tinggi Kesehatan Masyarakat di Kupang,” ujarnya.

Mengapa tertarik dengan kesehatan masyarakat?

Vinsen menuturkan bahwa dirinya tertarik dengan kesehatan masyarakat sebab ada banyak sekali persoalan kesehatan masyarakat yang tengah terjadi.

“Hemat saya, salah satu faktor penyebab orang tidak sejahtera adalah karena persoalan kesehatan. Orang dengan gizi buruk tidak mungkin dapat belajar dengan baik. Banyak biaya berobat yang keluar akibat berbagai macam penyakit yang diderita. Benar bahwa jika sakit, orang akan mengeluarkan seluruh kekayaannya untuk mencari kesembuhan. Inilah yang mendorong saya melanjutkan study S2 Kesehatan masyarakat. Sepanjang studi dan karir, saya banyak menulis dan memberikan penyuluhan terkait kesehatan masyarakat,” tuturnya.

Dalam perjalanan hidupnya, jabatan sebagai wakil ketua Stikes Citra Husada Mandiri Kupang dan Sekretaris Umum Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat membuatnya mengerti banyak hal terkait berbagai persoalan kesehatan masyarakat.

Klik  untuk terhubung dengan BrandED Home Private

“Ternyata kita tidak dapat menciptakan masyarakat yang sehat dan sejahtera hanya lewat kesehatan saja. Tetapi lebih dari itu dibutuhkan semua lini lainnya. Dan jalan untuk bisa mengatasi persoalan tersebut adalah lewat Politik,” tegas Vinsen.

Oleh karenanya, sosok muda ini ikut bertarung dalam Pemilihan Legislatif 2019 dengan maju sebagai calon anggota DPRD Provinsi NTT, Daerah Pemilihan 6 (Flotim-Lembata-Alor) dari Partai PSI (11), Nomor urut 2.

Target legislasinya ialah peningkatan kesejahteraan tenaga kesehatan dan Peningkatan derajat kesehatan masyarakat. (*/red)

Baca Juga: dr. Hyronimus Fernandez: Politik untuk Kesehatan Bangsa!

Advertisement